Jika kau percaya….
Semuanya sedang bersedih rupanya, semuanya sedang stres rupanya, tapi inilah yang kusuka dari kalian. Kalian masih tetap tersenyum tertawa dan mampu menyembunyikan kegalauan hati, meski masalah yang dihadapi ga gampang untuk diakhiri. Memang, buat manusia seumuran kita, cinta memang menjadi sesuatu yang utama, apalagi di era baratisasi yang dogmanya menyatakan bahwa cinta lebih dihargai daripada agama.
Tapi kita juga harus mengerti, bahwa cinta itu bukanlah Tuhan yang tidak bisa kita kalahkan. Cinta juga manusia,;p. Jadi bukanlah sesuatu yang tak mungkin untuk mengatur perasaan cinta itu, agar gak merugikan diri sendiri, juga orang lain.
Memang susah, bahkan seorang Alexander The Great (Iskandar Muda) pun yang mampu menaklukan seluruh Eropa pun akhirnya ditaklukan oleh seorang wanita. Dia dikalahkan oleh cintanya. Kalau sudah begini memang kita sudah susah untuk berbuat sesuatu. Saat-saat seperti ini cinta bagaikan candu, yang membuat kita melayang-layang dan ingin terus melayang. Sehingga lama-lama cinta itu akhirnya berubah menjadi nafsu. Rasa sayang yang selama ini menyelimuti pun akhirnya berubah menjadi perasaaan ingin memuaskan diri sendiri. Dan akhirnya semuanya tak bisa dihindari. Karena cinta itu sekarang telah berubah menjadi candu, tentunya sangat menyakitkan saat cinta itu telah berlalu…
Lalu kenapa itu semua bisa terjadi, sampai-sampai ada manusia yang menyalahkan tuhan karena menciptakan rasa cinta itu. Padahal, sebenarnya itu adalah kesalahan manusia sendiri. Yang menempatkan segala sesuatu yang terlihat di mata sebagai hal yang utama. Dan hal-hal yang tak kasat mata diabaikannya. Mereka lupa, bahwa seharusnya cinta mereka itu pertama-tama ditambatkan pada Allah Yang Maha Kuasa, karena Dia yang memberikan kita pasangan, Dia yang memberi kita kehidupan, Dia tidak dapat disaingi bahkan seujung sel kulit bakteri pun oleh wanita tercantik yang pernah ada di bumi ini.
Dan tentunya, apabila kalian mampu mencintai-Nya lebih daripada apapun, tentunya kalian tak akan bersedih bila cinta tak lagi mengalun indah, karena apabila kalian sayang pada-Nya, tentunya kita percaya, bahwa Allah mencintai kita, dan tak akan menentukan sesuatu yang merugikan kita. Karena rasa sayang Allah pada hambanya, bahkan tak bisa ditandingi oleh kasih sayang sejuta induk burung kepada anaknya. Tak bisa ditandingi oleh seluruh kumpulan rasa sayang yang dimiliki mahkluknya. Allah memiliki seratus kasih sayang dan dia memberikan salah satunya pada jin, manusia, hewan ternak bahkan binatang buas. Sedangkan 99 kasih sayang-Nya yang lain disimpan untuk ditunjukkan nanti di hari kiamat. Jika kau percaya….
180806
Tidak ada komentar:
Posting Komentar