Jumat, 27 Februari 2009

hanya beriak -100806-

hanya beriak

Seperti yang telah kuduga. 

Kesepian tampak menunggu didepanku. 

Seperti adalah sebuah ujian. 

Untuk memulai sebuah masa baru dalam kehidupan.

 Hari-hari tak lagi bergejolak, hanya beriak. 

Lagi-lagi waktu menjadi musuhku. 

Untuk mengulang lagi masa lalu. 

Saat kebersamaan menjadi sebuah kekuatan.

 Saat terindah dalam persahabatan

-100806-

TEMAN, APAPUN ITU -181006-

TEMAN, APAPUN ITU

Teman adalah bintang, itu menurutku. Walaupun dia jauh dia akan tetap menerangimu dengan sinarnya. Namun kadang teman juga hanyalah teman. Sinarnya hanyalah seperti bintang yang hanya bisa menandakan bahwa dia selalu menemanimu dikala gelap, tetapi tidak bisa menerangi jalanmu seperti matahari. Teman cenderung mendukung apapun yang kamu lakukan tapi jarang berani mengatakan bahwa apa yang kamu lakukan itu salah.Teman jenis ini akan menimbulkan perasaan sejuk di hatimu, karena memang dia seperti bintang tak bernama yang sinarnya bisu tapi menyejukkan. Bukannya teman seperti ini ingin menjerumuskanmu, tapi dia hanya takut bila ternyata dia terlalu mencampuri urusanmu, karena dia merasa dia hanyalah seorang teman…

Sebaliknya, ada juga teman yang seperti matahari. Dia begitu ingin menerangi jalan kita, karena dia merasa kita adalah temannya. Dia mencela dengan keras apabila menurutnya kita melakukan kesalahan, mengkritik apabila kita melakukan kebodohan, namun apa yang dilakukannya itu malah membuat kita gerah dan tidak ingin berhadapan langsung dengannya, menghindar dari panas kritikannya, meskipun sebenarnya kritikan itu membuat tubuh kita merasa hangat dan jalan kita menjadi lebih terang. Teman seperti ini biasanya sering kita abaikan kecuali bila mendung sedang menyelimuti kita, ataupun badai sedang menghantam kita. Saat itu kita baru merasakan bahwa kehadirannya sebetulnya sangat kita butuhkan…

Selain itu, ada juga teman yang seperti mendung. Kita merasa bahwa apabila ada dia hidup kita dipenuhi dengan kesuraman dan apabila tidak ada dia hidup kita menjadi cerah. Sebenarnya teman kita ini tidak berniat jahat kepada kita, tapi karena bentuk maupun sifatnya yang sukar untuk dia ubah, dia jadi sedikit merugikan kita. Tapi jangan lantas kalian sepelekan teman jenis ini. Karena mungkin saja dikemudian hari kalian akan begitu berterima kasih kepadanya karena hujannya membuat hidup kalian yang kering kerontang berakhir.

Lalu seperti apa ya kira-kira teman yang ideal?

Menurutku berteman dengan orang itu tidak usah dipikirkan, karena ibarat api, dibalik panasnya pasti ada sejuta manfaat yang kita butuhkan dan dibalik sejuknya air, ada sejuta kekuatan yang bisa menghancurkan. Jadi tak usah risau berteman dengan siapapun, karena teman adalah teman. Tak peduli apapun yang dia lakukan.

Yang seharusnya kita pikirkan malahan bagaimana seharusnya menjadi teman. Alangkah baiknya apabila kita menjadi teman yang berjenis seperti bintang, kita menjadi bintang yang membentuk gugusan sehingga meskipun dengan sinar yang redup,kita bisa mengarahkan teman kita yang sedang tersesat dalam samudera kehidupan. Alangkah baiknya juga apabila kita menjadi teman bertipe matahari, kita merubah diri kita menjadi matahari pagi yang sinarnya selalu dekat di hati, dan alangkah bermanfatnya apabila kita menjadi teman yang seperti mendung, kita menjadi mendung yang meninggalkan pelangi kebahagiaan setelah kita menurunkan hujan.

Intinya, tak usah risau memikirkan manfaat apa yang diberikan teman kepada kita, karena yang lebih penting untuk kita risaukan adalah manfaat apa yang telah kita berikan pada teman kita dan apakah kita telah menjadi teman yang baik. Karena memang lebih mudah menilai kesalahan orang lain daripada menilai kekurangan diri sendiri, seperti juga lebih mudah menerima keburukan orang lain daripada mengakui keburukan diri sendiri.Jadi, maafkanlah teman kita yang berbuat kesalahan, karena mungkin kesalahannya tidak sebanding dengan manfaat yang dia berikan. Sebaliknya, minta maaflah pada teman kita karena mungkin manfaat yang kita berikan pada teman kita tidak sebanding dengan kesalahan yang kita lakukan padanya. Semoga tulisan iseng ini dapat menyejukkan karena tulisan ini adalah pengantar permintaan maafku pada kalian. Mohon maaf ya bro kalo ak banyak salah ma kalian!! LOVE U ALL ;p

-181006-

Jika Kau Percaya-18/08/06-

Jika kau percaya….

Semuanya sedang bersedih rupanya, semuanya sedang stres rupanya, tapi inilah yang kusuka dari kalian. Kalian masih tetap tersenyum tertawa dan mampu menyembunyikan kegalauan hati, meski masalah yang dihadapi ga gampang untuk diakhiri. Memang, buat manusia seumuran kita, cinta memang menjadi sesuatu yang utama, apalagi di era baratisasi yang dogmanya menyatakan bahwa cinta lebih dihargai daripada agama.

Tapi kita juga harus mengerti, bahwa cinta itu bukanlah Tuhan yang tidak bisa kita kalahkan. Cinta juga manusia,;p. Jadi bukanlah sesuatu yang tak mungkin untuk mengatur perasaan cinta itu, agar gak merugikan diri sendiri, juga orang lain.

Memang susah, bahkan seorang Alexander The Great (Iskandar Muda) pun yang mampu menaklukan seluruh Eropa pun akhirnya ditaklukan oleh seorang wanita. Dia dikalahkan oleh cintanya. Kalau sudah begini memang kita sudah susah untuk berbuat sesuatu. Saat-saat seperti ini cinta bagaikan candu, yang membuat kita melayang-layang dan ingin terus melayang. Sehingga lama-lama cinta itu akhirnya berubah menjadi nafsu. Rasa sayang yang selama ini menyelimuti pun akhirnya berubah menjadi perasaaan ingin memuaskan diri sendiri. Dan akhirnya semuanya tak bisa dihindari. Karena cinta itu sekarang telah berubah menjadi candu, tentunya sangat menyakitkan saat cinta itu telah berlalu…

Lalu kenapa itu semua bisa terjadi, sampai-sampai ada manusia yang menyalahkan tuhan karena menciptakan rasa cinta itu. Padahal, sebenarnya itu adalah kesalahan manusia sendiri. Yang menempatkan segala sesuatu yang terlihat di mata sebagai hal yang utama. Dan hal-hal yang tak kasat mata diabaikannya. Mereka lupa, bahwa seharusnya cinta mereka itu pertama-tama ditambatkan pada Allah Yang Maha Kuasa, karena Dia yang memberikan kita pasangan, Dia yang memberi kita kehidupan, Dia tidak dapat disaingi bahkan seujung sel kulit bakteri pun oleh wanita tercantik yang pernah ada di bumi ini.

Dan tentunya, apabila kalian mampu mencintai-Nya lebih daripada apapun, tentunya kalian tak akan bersedih bila cinta tak lagi mengalun indah, karena apabila kalian sayang pada-Nya, tentunya kita percaya, bahwa Allah mencintai kita, dan tak akan menentukan sesuatu yang merugikan kita. Karena rasa sayang Allah pada hambanya, bahkan tak bisa ditandingi oleh kasih sayang sejuta induk burung kepada anaknya. Tak bisa ditandingi oleh seluruh kumpulan rasa sayang yang dimiliki mahkluknya. Allah memiliki seratus kasih sayang dan dia memberikan salah satunya pada jin, manusia, hewan ternak bahkan binatang buas. Sedangkan 99 kasih sayang-Nya yang lain disimpan untuk ditunjukkan nanti di hari kiamatJika kau percaya…. 

180806  

Introduction

Assalamu'alaikum wr. wb.

Ini adalah blog saya yang ketiga di blogspot.com. Kedua blog saya yang pertama berakhir hanya dengan satu postingan saja. Hehehe. Saya harap, blog ini tidak bernasib sama seperti kedua blog saya yang dulu, karena saya berharap, blog ini bisa terus menjadi pengingat saya, akan apa yang pernah saya tulis. Akan apa yang pernah saya cita-citakan sekarang dan apakah cita-cita itu berubah ketika saya tua nanti. Dan sebagai awalan, untuk selanjutnya saya akan memposting tulisan-tulisan saya di tahun 2006 dulu, dari blog saya di friendster. Alasan saya mere-post lagi tulisan-tulisan itu karena saya menganggap pada saat itulah saya bisa menghasilkan beberapa karangan yang mungkin saat ini tidak bisa lagi saya buat kembali. Mungkin itulah masa dimana saya merasa bahwa jiwa saya masih putih, putih dari segala ambisi yang mungkin telah mengotori hati saya saat ini. Semoga tulisan-tulisan tersebut bisa dinikmati dan menambah pengertian teman2 akan apa yang sebenarnya saya cari. terimakasih

Wassalamu'alaikum wr. wb.